18 Juni 2010

Cara Menilai Orang

Seorang pemuda mendatangi kediaman kakek yang dikenal sangat bijak. Sang kakek tinggal di lereng gunung, di gubuknya yang sederhana.

Meskipun sang kakek memiliki banyak tanah dan harta, tetapi ia memilih untuk tinggal di gubuk sederhana. Penampilannya pun sangat sederhana dengan baju dan celana yang juga sederhana.

Karena penasaran anak muda itu bertanya, “Kakek, saya tidak habis pikir mengapa kakek memilih untuk berpenampilan seperti ini. Padahal di zaman sekarang, orang berlomba-lomba untuk memiliki penampilan yang baik.”

Baca selanjutnya...

10 Juni 2010

Kebiasaan Memuji Diri

Untuk membangun keberanian dan rasa percaya diri dibutuhkan self-esteem atau sikap menghargai diri sendiri. Dengan kata lain, self-esteem adalah memandang diri kita berharga dan memiliki keistimewaan.

Namun demikian, self-esteem yang berlebihan menyebabkan seseorang menjadi pribadi yang sombong dan meremehkan orang lain.

Baca selanjutnya...

16 Mei 2010

Mengucap Syukur

Suatu sore saya datang ke penjual buah untuk membeli mangga. Keinginan mendapatkan buah mangga timbul seketika setelah melihat resep es buah yang menggunakan buah mangga dan stroberi. Saya ingin segera mempraktikkan resep tersebut.

Penjual pertama yang saya temui berkata, “Wah... sekarang bukan musim mangga lagi, Bu. Sudah ganti jeruk.”

Baca selanjutnya...

13 Mei 2010

Saling Menerima

Rebecca duduk di ruang istirahat seusai membawakan seminar bertema keluarga.

“Apa yang kau bawakan tadi sangat memberkati para peserta,” kata Jane, seorang ibu yang saat itu menemaninya.

Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, mata Rebecca mulai memerah dan genangan air mata memenuhi pelupuk matanya.

“Mereka pasti berpikir bahwa aku ini istri yang baik dan bahagia,” jawab Rebecca.

Baca selanjutnya...

12 Mei 2010

Pengaruh dan Kapasitas yang Besar

Dibutuhkan waktu yang relatif lama, pelatihan, dan pengalaman-pengalaman pahit atau manis untuk membentuk seseorang menjadi pemimpin yang andal.

Railand adalah contoh pribadi yang siap dan bersedia melalui proses pembentukan untuk menjadi pemimpin yang memberi pengaruh kepada orang banyak.

Baca selanjutnya...

08 Mei 2010

Membahagiakan Pasangan dengan Memenuhi Kebutuhannya

Simaklah kisah berikut ini:

Ibuku adalah seorang wanita yang sangat baik. Sejak kecil aku melihatnya gigih menjaga keutuhan keluarga kami. Beliau bangun dini hari, memasak bubur untuk ayah karena lambung ayah tidak baik. Setelah itu ia memasak sepanci nasi untuk anak-anaknya.

Setiap sore ibu menyikat panci, sehingga panci di rumah kami bisa dijadikan cermin. Ibuku adalah wanita yang sangat rajin, namun di mata ayah dia bukan pasangan yang baik. Dalam proses pertumbuhanku, tidak hanya sekali ayah menyatakan kesepiannya dalam pernikahan. Ayah tidak memahami ibu.

Baca selanjutnya...

30 April 2010

Keluar dari Kotak Nyaman

Kutu adalah makhluk yang dapat meloncat 300 kali tinggi badannya. Dalam suatu percobaan, seekor kutu dimasukkan ke dalam sebuah kotak korek api kosong dan dibiarkan di sana selama satu minggu. Hasilnya ajaib, kemampuan meloncat si kutu tiba-tiba hilang.

Ternyata selama berada di dalam kotak korek api, ia sebenarnya mencoba meloncat tinggi tetapi selalu terbentur dinding kotak korek api. Ia mencoba lagi, terbentur lagi. Begitu seterusnya, hingga ia mulai ragu akan kemampuannya sendiri. Loncatannya pun disesuaikan dengan tinggi kotak korek api. Aman dan nyaman memang, karena ia tidak lagi membentur dinding kotak yang terasa menyakitkan.

Baca selanjutnya...