Rancangan Allah
Saat teduh saya pagi ini dari Inspirational Word, pembacaan Alkitab diambil dari Yeremia 29 : 11 – 14.
Yeremia 29 : 11
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Bingung dan putus asa telah menjadi perilaku banyak orang yang hidup di zaman modern ini. Seharusnya semakin modern, semakin baik dan semakin mantap bukan? Namun karena tidak mengerti rencana Allah, banyak orang terjerat ke dalam berbagai perangkap termasuk keraguan dan kebimbangan akan kehadiran Allah.
Bukan itu saja, makin banyak pula yang terbawa arus pengajaran yang menyesatkan sehingga mereka terperangkap dalam suatu prinsip hidup yang kontras dengan kebenaran.
Umat Yehuda yang terbuang selama berpuluh-puluh tahun di negeri asing Babel memang sempat berada pada suatu keputusasaan. Mereka menjadi kecut dan tawar hati mengenai hidup mereka selanjutnya.
Mereka memang sadar bahwa Tuhan sedang mendisiplin dan membentuk mereka oleh karena dosa-dosanya. Tetapi masih adakah harapan bagi mereka untuk kembali ke Yerusalem, dari mana mereka diangkut oleh penguasa Babel, Nebukadnezar?
Tuhan lebih tahu apa yang terbaik bagi umat-Nya. Tatkala berada dalam tekanan ketidakpastian, ada penghiburan datang dari Tuhan. Ia menegaskan kepada mereka, “Aku mengetahui… rancangan yang ada pada-Ku mengenai kamu…” Dengan kata lain, Tuhan mau mengatakan, “Mengapa kamu meragukan Aku?”
Keterbatasan manusia untuk mengenal jalan pikiran Tuhan membuatnya sulit percaya bahwa Tuhan sedang aktif melakukan segala sesuatu bagi mereka. Hanya orang yang membangun hubungan dengan Tuhan yang dapat mengerti dan mengalami makna kehidupan yang penuh damai sejahtera.
Motivasi: Ingatlah bahwa hidup kita bukan milik kita lagi. Tuhan sangat bertanggung jawab memerhatikan hidup kita. (Terharu saya baca kalimat terakhir itu.)